Gratis · Hasil Langsung

Kalkulator Kapasitas Stabilizer

Hitung kebutuhan stabilizer listrik Anda dengan tiga cara: dari daya meteran PLN, dari daftar perangkat, atau input manual. Rekomendasi mengikuti tabel resmi Jessindo Jaya.

Jenis listrik di lokasi Anda

Pilih cara menghitung

Pilih daya meteran PLN yang terpasang di lokasi Anda. Cocok bila stabilizer akan melindungi seluruh rumah atau satu meteran penuh.

Tambahkan perangkat yang akan dilindungi stabilizer. Angka watt di bawah adalah perkiraan rata-rata — sesuaikan dengan spesifikasi alat Anda bila berbeda.

Geser atau ketik total beban peralatan Anda dalam watt.

Watt
TOTAL BEBAN ANDA
0 Watt

Rekomendasi untuk Anda

Rekomendasi stabilizer Shinzo Shinzo — Premium
-
Garansi 2 TahunLayar DigitalEfisiensi ±95%
Rekomendasi stabilizer JES JES — Ekonomis
-
Garansi 1 TahunLayar AnalogEfisiensi ±75%

Rekomendasi mengikuti tabel resmi daya PLN Jessindo Jaya. Untuk mesin dengan arus start besar seperti motor industri atau kompresor, konsultasikan dulu dengan tim kami.

Pertanyaan Seputar Kapasitas Stabilizer

Berapa watt dalam 1 KVA stabilizer?

1 KVA setara 800 watt. Karena Shinzo memiliki efisiensi sekitar 95%, stabilizer Shinzo 10 KVA sanggup menangani beban sekitar 7.600 watt. Untuk JES dengan efisiensi sekitar 75%, kapasitas 10 KVA menangani sekitar 6.000 watt.

Bagaimana cara menghitung kapasitas stabilizer?

Kalikan kapasitas stabilizer (KVA) dengan 800, lalu kalikan dengan efisiensinya. Contoh: Shinzo 10 KVA × 800 × 95% = 7.600 watt. Artinya beban hingga sekitar 7.600 watt masih aman ditangani unit tersebut.

Stabilizer untuk daya meteran 2.200 watt pakai berapa VA?

Untuk meteran PLN 2.200 watt (10 A) single phase, gunakan Shinzo SVC 3000 VA. Bila memilih JES, gunakan JES SVC 5000 VA karena efisiensinya lebih rendah.

Stabilizer untuk meteran 3.500 watt berapa VA?

Untuk meteran 3.500 watt (16 A) single phase, gunakan Shinzo SVC 5000 VA atau JES SVC 7,5 KVA.

Apakah kapasitas stabilizer harus dilebihkan?

Kapasitas stabilizer kami sesuai spesifikasi pada label, jadi Anda tidak perlu membeli ukuran 2× lipat. Namun untuk beban bermotor seperti AC, kompresor, atau mesin produksi yang arus awalnya tinggi, sebaiknya konsultasikan dulu dengan tim kami.

Apa beda stabilizer single phase dan three phase?

Single phase memakai listrik 220V dengan 2 kabel, umum untuk rumah dan UMKM. Three phase memakai 380V dengan 4 kabel untuk daya besar seperti pabrik, gedung, hotel, restoran, sekolah, hingga rumah sakit.